Cara Handling Daging




Penanganan daging yang baik dan benar sangat penting untuk menjaga kualitas dan keamanan pangan. Hal ini melibatkan beberapa aspek, mulai dari kebersihan pribadi, kebersihan peralatan, hingga cara penyimpanan yang tepat. 
Berikut adalah beberapa langkah penting dalam penanganan daging:
1. Kebersihan Diri dan Lingkungan:
Cuci tangan:
Selalu cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum dan sesudah menangani daging. 
Pakaian bersih:
Gunakan pakaian bersih dan hindari memakai perhiasan yang berlebihan saat menangani daging. 
Peralatan bersih:
Gunakan peralatan masak yang bersih dan terpisah untuk daging mentah dan matang untuk menghindari kontaminasi silang. 
Tempat bersih:
Pastikan area kerja dan penyimpanan daging bersih dan bebas dari kotoran. 
2. Penanganan Daging Mentah:
Hindari mencuci daging:
Mencuci daging mentah dapat meningkatkan risiko penyebaran bakteri, terutama jika daging akan disimpan. Jika ada kotoran yang menempel, bersihkan dengan tisu dapur atau lap bersih. 
Pisahkan daging dan jeroan:
Jika ada jeroan, pisahkan dari daging untuk menghindari kontaminasi. 
Kemas daging dengan benar:
Bungkus daging dalam wadah kedap udara atau kantong plastik bersih dan pastikan tidak ada udara yang terjebak di dalam. 
Simpan di suhu yang tepat:
Simpan daging di lemari es (chiller) pada suhu di bawah 5°C atau di dalam freezer pada suhu di bawah -18°C. 
3. Penyimpanan Daging:
Suhu pendingin:
Pastikan suhu lemari es dan freezer stabil dan sesuai dengan rekomendasi. 
Pisahkan daging mentah dan matang:
Hindari menyimpan daging mentah dan matang dalam wadah yang sama atau berdekatan untuk mencegah kontaminasi silang. 
Penyimpanan daging beku:
Daging beku dapat disimpan dalam freezer hingga beberapa bulan, tetapi sebaiknya dikonsumsi dalam waktu 3-6 bulan untuk menjaga kualitas. 
Pencairan daging beku:
Hindari mencairkan daging beku dengan air panas. Pindahkan daging ke chiller atau gunakan air dingin mengalir untuk mencairkan daging secara perlahan. 
Jangan membekukan kembali daging yang sudah dicairkan:
Daging yang sudah dicairkan sebaiknya segera dimasak dan tidak dibekukan kembali. 
4. Tips Tambahan:
Perhatikan warna daging:
Daging segar yang baik akan berwarna merah cerah atau merah muda. Hindari daging yang berwarna coklat gelap atau berlendir. 
Perhatikan bau daging:
Daging yang segar tidak akan mengeluarkan bau amis atau tidak sedap. 
Beli daging dari sumber terpercaya:
Pastikan Anda membeli daging dari penjual atau tempat yang terpercaya dan menjaga kebersihan. 
Gunakan alat yang berbeda:
Gunakan pisau, talenan, dan peralatan masak yang berbeda untuk daging mentah dan matang untuk menghindari kontaminasi. 
Perhatikan tanggal kadaluarsa:
Periksa tanggal kadaluarsa pada kemasan daging sebelum membeli dan mengolahnya. 
Dengan mengikuti tips di atas, Anda dapat memastikan bahwa daging yang Anda konsumsi aman, berkualitas, dan lezat.

Butcher

Right now I Work as Technical Advisor for Fresh Departement meat, produce at PT. Hero Retail Nusantara

Posting Komentar

Leave your message

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak